Cari Publikasi Media yang Kamu Butuhkan
Dampak

Dampak Kerja Nyata SETARA

Menampilkan kontribusi SETARA Institute dalam memperkuat kebebasan, kesetaraan, dan keadilan melalui riset, advokasi, dan pendampingan di seluruh Indonesia.

Gambaran Umum

Dampak Kerja Nyata SETARA

Fokus Isu

Pendekatan dan Fokus Kebebasan Beragama

Riset & Produksi Pengetahuan

Menghasilkan riset dan analisis berbasis data untuk memperkuat demokrasi dan HAM.

Kolaborasi Strategis Publik dan Swasta

Memfasilitasi dialog damai untuk merespons konflik sosial dan keagamaan.

Pendidikan Publik

Mendorong kebijakan inklusif melalui rekomendasi berbasis riset dan dialog.

Fasilitasi Dialog Dalam Penyelesaian Konflik

Meningkatkan kesadaran publik tentang demokrasi, keberagaman, dan HAM.

Advokasi Kebijakan Berbasis Data & Pengetahuan

Mendorong kebijakan inklusif melalui rekomendasi berbasis riset dan dialog.

Advokasi

Hasil Advokasi SETARA

Rekam Jejak Pengetahuan

SETARA Dalam Angka

SETARA Institute bekerja untuk memastikan hak, kebebasan, dan keamanan bagi setiap warga negara. Angka-angka berikut memberi gambaran tentang ruang lingkup dan konsistensi kerja SETARA selama ini.

Publikasi

0+
Kebebasan Beragama/Berkeyakinan
0+
Keamanan Manusia & Reformasi Sektor Keamanan
0+
Hukum dan Konstitusi
0+
Pencegahan Ektremis Berbasis Kekerasan
0+
Bisnis dan HAM

Produk Pengetahuan

0+
Siaran Pers
0+
Opinion Editorial
0+
Buku dan Laporan
0+
Modul/Buku Training
Sebaran Indeks Kota Toleran

Lanskap Toleransi Indonesia

Visualisasi capaian toleransi kota dan kabupaten di Indonesia berdasarkan Indeks Kota Toleran (IKT). Setiap titik wilayah menampilkan skor toleransi yang diukur menggunakan skala Likert 1–7, dari toleransi terendah hingga tertinggi.

Program Ini yang Menciptakan Dampak Tersebut

Di balik setiap angka dan capaian, ada program nyata yang SETARA jalankan bersama komunitas di seluruh Indonesia.

Lihat Program & Aktivitas

Mendorong Pemulihan Hak Korban Diskriminasi

Fasilitasi dialog dan advokasi kebijakan membantu membuka kembali akses layanan publik dan ruang ibadah bagi komunitas terdampak.

Tutup

Menguatnya Koalisi Masyarakat Sipil

Pembentukan koalisi masyarakat sipil lintas isu meningkatkan rasa aman dan solidaritas kelompok marjinal.

Tutup

Meningkatnya Inisiatif Pemajuan Toleransi di Daerah

Pembentukan koalisi masyarakat sipil lintas isu meningkatkan rasa aman dan solidaritas kelompok marjinal.

Tutup

Mendorong Kebijakan Lebih Inklusif

Rekomendasi riset menjadi referensi dalam penyusunan regulasi yang lebih adil bagi kelompok rentan.

Tutup

Terintegrasinya Prinsip HAM Dalam Kebijakan Keamanan

Kajian ini membantu memastikan bahwa standar HAM terintegrasi dalam perumusan regulasi dan kebijakan keamanan, termasuk dalam hal penggunaan kekuatan, penanganan konflik, serta perlindungan terhadap kelompok rentan.

Tutup

Menguatnya Mekanisme Pengawasan Dan Akuntabilitas

Temuan penelitian dapat menjadi dasar untuk memperbaiki atau merancang mekanisme pengawasan terhadap institusi keamanan, baik melalui lembaga negara, parlemen, maupun mekanisme pengawasan sipil, sehingga regulasi yang ada mampu memastikan akuntabilitas institusi keamanan.

Tutup

Terbangunnya Ekosistem Advokasi Masyarakat Sipil Yang Lebih Kuat

Temuan dan rekomendasi dari kajian reformasi sektor keamanan dapat menjadi rujukan bagi organisasi masyarakat sipil, komunitas lokal, dan jaringan advokasi dalam memperjuangkan kebijakan keamanan yang lebih adil dan demokratis. Hal ini memperkuat ekosistem sosial yang aktif dalam mengawal tata kelola keamanan negara.

Tutup

Meningkatnya Literasi Publik Tentang Isu Keamanan Dan Hak Warga

Kajian reformasi sektor keamanan dapat memperkaya pengetahuan masyarakat mengenai hak-hak mereka dalam konteks keamanan, termasuk batas kewenangan aparat dan mekanisme pengaduan ketika terjadi penyalahgunaan kekuasaan. Literasi ini membuat masyarakat lebih sadar hak dan lebih mampu terlibat secara kritis dalam isu-isu keamanan publik.

Tutup

Mendorong Peninjauan Kembali Regulasi yang Inkonstitusional

Monitoring terhadap kebijakan terutama kebijakan yang diskriminatif oleh SETARA juga berkontribusi pada upaya peninjauan kembali berbagai regulasi yang tidak sesuai dengan konstitusi, peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, maupun nilai-nilai HAM.

Tutup

Menguatnya Semangat Konsolidasi untuk Advokasi Hak-Hak Konstitusional

Hadirnya SETARA melalui program-program di daerah tidak hanya meningkatkan ruang-ruang perjumpaan, namun juga menguatkan jaringan CSO yang ada di tingkat lokal untuk melakukan advokasi hak-hak konstitusional, terutama kelompok marjinal.

Tutup

Mendorong Penguatan Partisipasi Bermakna dalam Perumusan Kebijakan

Intervensi yang dilakukan SETARA berkontribusi dalam mendorong perumusan kebijakan yang lebih partisipatif, terutama dengan melibatkan kelompok rentan dalam proses pembentukan peraturan perundang-undangan.

Tutup

Lahirnya Beragam Program Daerah yang Promotif pada Pemajuan HAM

Strategic engagement yang dilakukan oleh SETARA dengan berbagai pemerintah daerah telah mendorong lahirnya beragam inisiatif program yang promotif pada pemajuan HAM.

Tutup

Tersedianya Framework Akses Pemulihan yang Efektif pada Level Operasional Perusahaan dan Komunitas Terdampak

Kerja advokasi mendorong tersedianya jalur penyelesaian yang lebih responsif, termasuk pengakuan dampak, perbaikan, kompensasi, atau bentuk remedy lain yang relevan dengan kebutuhan korban.

Tutup

Rujukan untuk Pembenahan Regulasi

Kerja aktif SETARA Institute dalam promosi dan advokasi prinsip BHAM menjadi bagian penting dalam proses pengembangan diskursus dan regulasi BHAM pada level nasional dan daerah

Tutup

Literasi Publik Tentang Bisnis dan Ham Meningkat

Publikasi, diskusi, dan advokasi memperluas pemahaman bahwa penghormatan terhadap HAM adalah bagian dari tanggung jawab bisnis, bukan sekadar agenda filantropi.

Tutup

Akuntabilitas Ham Menjadi Ukuran Kinerja Bisnis

HAM didorong menjadi indikator penting dalam menilai kualitas tata kelola perusahaan, setara dengan kepatuhan hukum dan target bisnis.

Tutup

Terciptanya Rekonsiliasi antara Seorang Mantan Narapidana Terorisme dengan Korban

SETARA Institute memfasilitasi terjadinya rekonsiliasi antara seorang mantan narapidana terorisme di peristiwa Bom Suakarta 2016 dengan korban, pemerintah kota Surakarta, dan masyarakat secara luas.

Tutup

Pelibatan Strategis dengan Kementerian/Lembaga untuk Penguatan Ideologi Kebangsaan

SETARA Institute secara aktif melakukan strategic engagement dengan berbagai kementerian/lembaga negara diantaranya BNPT dan BPIP untuk penguatan ideologi kebangsaan sebagai bagian dari pencegahan ekstremisme.

Tutup

Lahirnya Kebijakan tentang Pencegahan Ekstremisme Berbasis Kekerasan pada Level Nasional dan Daerah

SETARA Institute berkontribusi pada proses pembentukan regulasi nasional oleh BNPT dan regulasi di 13 daerah tentang pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme

Tutup

Mendorong Reintegrasi Sosial Tanpa Stigma bagi Mantan Jaringan Terorisme

Melalui ruang-ruang perjumpaan yang dibangun oleh SETARA telah berkontribusi pada terciptanya reintegrasi sosial dengan antara mantan jaringan terorisme yang telah kembali pada NKRI dengan masyarakat maupun pemerintah.

Tutup

Dampak